Rabu, 16 Januari 2013

Tugas Event Handling


 import java.awt.*;
import javax.swing.*;
import java.awt.event.*;

class CheckBoxHandling extends JFrame implements ItemListener {
    private JTextField teks;
    private JPanel panel;
    private JCheckBox cb1, cb2, cb3;

public CheckBoxHandling() {
    setTitle("Coba CheckBox Handling");
    teks = new JTextField("Jenis Kelamin : Pilihan");
    teks.setHorizontalAlignment(SwingConstants.CENTER);
    panel = new JPanel(new FlowLayout());
    cb1 = new JCheckBox("Pria");
    cb2 = new JCheckBox("Wanita");
    cb3 = new JCheckBox("Banci");

        ButtonGroup group = new ButtonGroup();
        group.add(cb1);
        group.add(cb2);
        group.add(cb3);
        cb1.addItemListener(this);
        cb2.addItemListener(this);
        cb3.addItemListener(this);

        setLayout(new BorderLayout());
        add(teks, "North");
        add(panel, "West");
        panel.add(cb1);
        panel.add(cb2);
        panel.add(cb3);

        pack();
        setVisible(true);
        setLocation(200,200);
        setDefaultCloseOperation(EXIT_ON_CLOSE);
    }

public void itemStateChanged(ItemEvent event) {
        if(event.getSource()==cb1) {
        if(event.getStateChange()==ItemEvent.SELECTED)
        teks.setText("Jenis Kelamin : Pria");
    }

        if(event.getSource()==cb2) {
        if(event.getStateChange()==ItemEvent.SELECTED)
        teks.setText("Jenis Kelamin : Wanita");
    }

        if(event.getSource()==cb3) {
        if(event.getStateChange()==ItemEvent.SELECTED)
        teks.setText("Jenis Kelamin : Banci");
        }
    }
}

    public class EventCheckBox {
    public static void main (String[] args) {
    new CheckBoxHandling();
    }
}



Jumat, 14 Desember 2012

Laporan Praktikum 8 Pemrograman Java

MANAJEMEN LAYOUT

DASAR TEORI
      Manajemen pemasangan komponen (manajemen layout) diperlukan untuk mengatur penempatan komponen didalam frame agar bisa menghasilkan bentuk interface yang menarik. Penggunaan layout manager dalam menggunakan letak komponen juga akan memudahkan kita menempelkan komponen pada frame. Java menyediakan sejumlah metode layout dalam mengatur penempelan komponen ke dalam frame. Kita boleh mengkombinasikan beberapa metode agar pemasangan komponen menjadi lebih baik dan mudah. Method setLayout() digunakan untuk mengatur jenis metode yang digunakan pada saat pemasangan komponen.

A. Metode FlowLayout
       Metode FlowLayout menempatkan komponen di frame berdasarkan urutan komponen-komponen tersebut ditempelkan ke frame. Penyusunan dimulai dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah. Dengan demikian urutan pemasukan komponen menjadi penting, Secara default seluruh komponen yang ditambahkan dengan metode FlowLayout akan ditampilkan dengan rata tengah, namun metode FlowLayout memiliki konstanta LEFT, CENTER dan RIGHT untuk mengatur perataan komponen yang diinginkan.

B. Metode GridLayout
           Metode GridLayout akan membagi area layar menjasdi sejumlah tempat dalam bentuk matriks ukuran yang sama. Area layar dibagi dalam format baris dan kolom. Akibatnya setiap komponen yang memilikiukuran yang sama, tidak peduli bagaimana ukuran sebenarnya. Setiap kali terjadi perubahan ukuran frame, ukuran setiap komponen juga akan berubah. Pada prinsipnya yang dipertahankan adalah jumla baris dan kolom yang telah ditentukan.

C. Metode BorderLayout
              Metode BorderLayout menggunakan konsep arah mata angin  dalam memasang komponene. Class BorderLayout menyediakan lima konstanta yang menyatakan arah mata angin, yaitu NORTH, EAST, SOUTH, WEST dan CENTER.
               Jika salah satu tidak digunakan, maka lokasi yang akan berdekayan akan menggunakan lokasi tersebut sebagai perluasan dari wilayahnya. Metode ini tidak memperhatikan urutan pemasukan komponen.

D. Metode NonLayout
             Metode NonLayout tidak cukup fleksibel digunakan. Oleh karena itu harus mengatur tiap lokasi tiap objek titik demi titik. Tiap objeknya ditentukan oleh koordinat didalam window. Jika dilihat dari hal kerapian dan kebebsan mengatur tampilan sendiri, layout ini menmpati peringkat teratas dari semua alternatif layout.
PRAKTIKUM
A. Membuat Program CobaFlowLayout.java
1. Langkah
    a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad. 

        
2. Penjelasan

3. Hasil
   
B. Membuat Program CobaGridLayout.java
1. Langkah
    a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad. 

       
2. Penjelasan

3. Hasil

C. Membuat Program cobaBorderLayout.java
1. Langkah
    a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad. 


2. Penjelasan

3. Hasil

D. Membuat Program cobaNullLayout.java
1. Langkah
    a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad. 


2. Penjelasan

3. Hasil

E. Membuat Program frameAWT.java
1. Langkah
    a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad. 


2. Penjelasan

3. Hasil
   





Dosen : Sundari Retno Andani, S.T, M.Kom
MIK.10.19/Malam
Amik Tunas Bangsa Pematangsiantar
2012

Laporan Praktikum 7 Pemrograman Java

JAVA GUI

DASAR TEORI
         Sun Microsystem, Inc. selaku pengembangan utama Java menyediakan banyak kelas yang dapat digunakan untuk mempermudah pembuatan aplikasi Java. Daftar kelas yang telah disediakan oleh Sun, lengkap beserta  constructor, method dan cara penggunaannya dapat dilihat pada dokumentasi Java. Dokumentasi Java ini akan sangat terasa kegunaannya ketika aplikasi-aplikasi Java berbasisi GUI (Graphic User Interface).
         Graphic User Interface (GUI) adalah suatu aplikasi dalam Java yang berbasis grafik dalam Java yang berbasis grafik. GUI membuat hasil dari suatu program tampak menarik dan nyaman ketika digunakan oleh para user serta kemudahan penggunaan program. Java menyediakan dua kelas untuk GUI, yaitu AWT (Abstract Windowing Toolkit) dan Swing.

A. AWT (Abstract Windowing Toolkit)
        AWT terdapat dalam package java.awt. Package java.awt berisi komponen-komponen GUI yang bersifat platform sistem operasi. Tampilan java.awt menyesuaikan dengan sistem operasi sehingga mengakibatkan depedensi sistem. Kelas yang terdapat dalam package java.awt seperti button, label, window, frame, panel, dan  dialog.

B. SWT (Standart Widget Toolkit)
            SWT terdapat dalam package java.awt. Package java.awt berisi komponen-komponen GUI yang bersifat platform sistem operasi. Tampilan java.awt menyesuaikan dengan sistem operasi sehingga mengakibatkan depedensi sistem. Namun performa dari SWT ini hampir sama dengan swing.

C. Swing
         Swing terdapat pada package java.swing. Package java.swing dapat diaplikasikan pada multiplatform sistem operasi. Implementasi Swing dalam program dapat menggunakan class yang sudah terdapat pada package java.swing yaitu JFrame.
PRAKTIKUM
A. Membuat Program cthAWT1.java
1. Langkah
    a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad.

       
2. Penjelasan

3. Hasil
   
B. Membuat Program cthAWT2.java  
1. Langkah
    a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad.

       
2. Penjelasan

3. Hasil
   
C. Membuat Program cthSwing1.java
1. Langkah
    a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad.

      

2. Penjelasan

3. Hasil
    
D. Membuat Program cthSwing2.java
1. Langkah
    a. Ketikan script berikut pada aplikasi TextPad.

       
2. Penjelasan

3. Hasil










Dosen : Sundari Retno Andani, S.T, M.Kom
MIK.10.19/Malam
Amik Tunas Bangsa Pematangsiantar
2012


Kamis, 06 Desember 2012

Laporan Praktikum 6 Pemrograman Java

PACKAGE PADA JAVA KELAS

DASAR TEORI
A. PACKAGE
           Package digunakan untuk mengelompokkan  file kelas (*.class) yang terkait  (karena jenisnya, fungsi atau karena alasan lainnya) pada direktori yang sama, dimana di dalam setiap kelasnya terdapat direvtive (statement java dalan source code yang digunakan untuk membuat kelas) package yang mengacu pada direktori tersebut.
Deklarasi Package :
               Package namaPackage;

           Secara umum, bila ingin menggunakan kelas yang telah dideklarasikan dan dikompile kedalam suatu package, maka akan perlu menambahkan pernyataan import pada kelas pemanggil tersebut.
Deklarasi import :
               1. Mendeklarasikan penggunaan kelas suatu package satu persatu.
                   Import namaPackage.namaKelas;
               2. Mendeklarasikan penggunaan semua kelas suatu package.
                   Import namaPackage.*;


PRAKTIKUM
A. Membuat Program Manusia.java
     1. Langkah
         a. ketikan script berikut pada TextPad.
             
     2. Penjelasan

     3. Hasil
          
B. Membuat Program Tumbuhan.java
    1. Langkah
         a. ketikan script berikut pada TextPad.
                        
     2. Penjelasan

     3. Hasil
         
C. Membuat Program Burung.java
    1. Langkah
         a. ketikan script berikut pada TextPad.

     2. Penjelasan

     3. Hasil 
       
D. Membuat Program MainMakhlukHidup.java
    1. Langkah
         a. ketikan script berikut pada TextPad.

             
     2. Penjelasan

     3. Hasil

E. Membuat Program MainMakhlukHidupPakeImport.java
    1. Langkah
         a. ketikan script berikut pada TextPad.

             
     2. Penjelasan

     3. Hasil
         
F. Membuat Program ContohString.java
   1. Langkah
         a. ketikan script berikut pada TextPad.

             
     2. Penjelasan

     3. Hasil
        
G. Membuat Program OpMatematika.java
    1. Langkah
         a. ketikan script berikut pada TextPad.

             
     2. Penjelasan

     3. Hasil






Dosen : Sundari Retno Andani, S.T, M.Kom
MIK.10.19/Malam
Amik Tunas Bangsa Pematangsiantar
2012 
         

Kamis, 08 November 2012

Laporan Praktikum IV Pemrograman Java

OVERLOADING DAN OVERRIDING

DASAR TOERI
A. OVERLOADING
     Overloading adalah suatu kemampuan dalam bahasa berorientasi objek untuk menggunakan satu nama method untuk beberapa method yang memiliki parameter masukan yang berbeda (tipe maupun jumlah parameter). Overloading memodifikasi secara horisontal method maupun konstruktor  milik kelas super, maupun kelas yang sama.

B. OVERRIDING
     Overriding adalah suatu kemampuan dalam berorientasi objek untukmengubah implementasi (menimpa) suatu method yang dimiliki oleh kelas super ketika kelas super tersebut diturunkan. Overriding memodifikasi secara vertikal method milik kelas super. Ada dua alasan mengapa melakukan overriding :
         1. Mendefenisikan kembali method kelas induk secara total.
         2. Menambahkan behaviour tertentu pada metgod kelas induk.

PRAKTIKUM
A. Membuat Program SegiTiga.java
     1. Langkah
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.

            
     2. Penjelasan

     3. Hasil

         
B. Membuat Progam MainSegiTiga.java  
     1. Langkah
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.

    
     2. Penjelasan

     3. Hasil

         


C. Membuat Program OverRiding.java
     1. Langkah
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.

            
     2. Penjelasan

     3. Hasil

        

D. Membuat Program SubOveRriding.java
     1. Langkah
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.

             
     2. Penjelasan

     3. Hasil

         





Dosen : Sundari Retno Andani, S.T, M.Kom
MIK.10.19/Malam
Amik Tunas Bangsa Pematamgsianta
2012

Kamis, 25 Oktober 2012

Laporan Praktikum III Pemrograman Java

INFOMATION HIDING, INHERITANCE,  ENCAPSULATION DAN POLYMORPHISM


DASAR TEORI
          Dalam bahasa pemrograman berorientasi objek, program dibagi menjadi obyek-obyek yang saling berinteraksi satu sama lain. Obyek adalah benda, baik benda yang berwujud nyata maupun enda yang tidak nyata (abstrak). Konsep-konsep dasar yang mendasari pemrograman beroriantasi obyek adalah inheritance, encapsulation (pengkapsulan dan polymorphism.

A. Inheritance
               Inheritance adalah penurunan atribut dam method dari suatu kelas super/kelas induk ke sub kelas/kelas anak. Pewarisan ini bersifat menyeluruh sehingga semua atribute dan method yang dimiliki kelas super dapat diturunkan ke sub kelas.
Deklarasi :
                   [modifier] class NamaKelas extends NamaKelasSuper {
                 class body;
        }

Keterangan : Kata kunci extends digunakan untuk menyatakan pewarisan.

B. Encapsulation
             Encapsulation atau pengkapsulan adalah suatu kemampuan dalam pemrograman berorientasi objek untuk menyebutkan atribut dan method dalam suatu objek dari objek lain. Pengkapsulan membuat orang lain tidak mengetahui bagaimana detail implementasi (listing program) dari modul tersebut. Mereka hanya perlu menegathui variabel-variabel apa saja yang menjadi input dan output, serta bagaimana interaksi modul tersebut dengan variabel, method, kelas, interface atau package lain dengan modul tersebut. Dalam pemrograman, menyembunyikan detail ini dikenal dengan istilah information hiding.
              Pengkapsulan dilakukan dengan cara memberikan modifier private pada suatu method dan pada variaber. Method untuk memberikan nilai pada suatu atribut private biasanya diawali kata "set", sedangkan method untuk mengambil nilai dari suatu atribut privat biasanya diawali dengan kata "get".

C. Polymorphism
                Secara leksikal, polymorphism (polimorfisme bermakan satu kata yang meiliki banyak arti. Polimorfisme dapay diilustrasikan sebagai berikut. Perhatikan penggunaan kata "mentah"dalam beberapa kalimat berikut :
1. "sayuran itu masih mentah".
2. "pukulan peinju itu berfasil dimentahkan lawannya".
3. "gagasan itu masih mentah sehingga perlu dibahas lagi".
                 Dalam pemrograman, istilah polimorfisme dapat diartikan sebagai modul yang memiliki nama yang sama, namun memiliki tingkah laku yang berbeda sehingga implementasinya berbeda.


PRAKTIKUM
A. Membuat Pogram SuperClass.java
     1. Langkah :
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.

           
     2. Penjelasan

     3. Hasil
        
 B. Membuat Program SubClass.java
     1. Langkah :
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.
             
     2. Penjelasan

     3. Hasil
         
C. Membuat Program DemoInheritance.java
     1. Langkah :
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.
             
     2. Penjelasan

     3. Hasil
         
D. Membuat Program Persegi.java
     1. Langkah :
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.
            
     2. Penjelasan

     3. Hasil
        
E. Membuat Program MainPersegi.java
     1. Langkah :
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.
             
     2. Penjelasan

     3. Hasil
         
F. Membuat Program Karyawan.java
     1. Langkah :
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.
            
     2. Penjelasan

     3. Hasil
         
G. Membuat Program Manager.java
      1. Langkah :
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.
            
     2. Penjelasan

     3. Hasil
          
H. Membuat Program Receptionist.java
     1. Langkah :
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.
            
     2. Penjelasan

     3. Hasil
         
I.  Membuat Program Polymorphism.java
     1. Langkah :
         a. Ketikan script berikut pada TextPad.
            
     2. Penjelasan

     3. Hasil

Dosen : Sundari Retno Andani, S.T, M.Kom
MI.10.19/Malam
Amik Tunas Bangsa Pematangsiantar
2012